Bulan Maret 2011, sudah masuk triwulan pertama.
Saat ini yang paling berharga dan menentukan, baik bagi saya pribadi atau bagi sustainability negara ini. Ini tulisan pertama di tahun ini setelah November tahun lalu. Beberapa hal penting dan berarti yang sudah kita semua lalui, sebagai individu, kelompok atau masyarakat. Saya ingat tersamar memasuki 2011 beberapa hal yang cukup vital.
Di ekonomi, negara kita sedang dan boleh berharap atas laju pembangunan yang memberi sinyalemen positif. Belum semua bidang terintegrasi dengan baik, akan tetapi menurut saya semua pihak sedang belajar dan berusaha memberikan solusi yang baik. Gaung reksadana dan properti disebut sebagai bidang investasi yang baik untuk membiakkan dana kita.
Di sektor olahraga, masih terlalu ramai dan berisik dengan Nurdin Halid yang bersikukuh untuk tetap berada di tapuk kekuasaan sebagai ketua PSSI. Kabar baik, FIFA sudah melarang Nurdin untuk menjadi ketum PSSI untuk yang kesekian kalinya. Liga Primer sudah bergulir meski dengan begitu banyak kontroversi dari pemangku kepentingan. Masih belum jelas figur pengganti Nurdin nantinya.
Politik masih -dan selalu- berdengung keras terlebih 2 tahun menjelang 2014 akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh partai-partai untuk 'mencuri' kredit dan 'jatah' nama dari masyarakat. 2 tahun lagi. Setelah banyak petinggi Beringin kuning menyatakan keinginan untuk mundur dari koalisi menjadi oposisi. Aroma re-shuffle semakin menyengat. Positioning Demokrat juga masih belum terlalu jelas. Harapan saya agar Beye tidak lupa akan mandat utamanya sebagai RI 1.
Di dunia internasional juga tidak kalah ramainya. Pergolakan dan perlawanan dari rakyat ke penguasa mulai memanas. Isunya bergulir bak bola salju dari mulai Tunisia, Mesir, lalu yang terakhir -dan paling gila- Libya. Rakyatnya mulai dan sudah terlalu gerah atas puluhan taun berkuasanya rezim. Persis seperti waktu awal era reformasi tahun 1998 dulu. Apakah ini pertanda bahwa kita lebih maju dari ketiga negara itu? :)
Dan untuk saya, ya. Inilah guliran tahapan baru dalam hidup saya. I'm a married man now. Yes, I'm a married man now. Akhir taun yang baik untuk saya jadikan pijakan dan batu harap sebagai tujuan kedepan. Jadi beberapa hal memang akan selalu berubah. Memang tidak selamanya perubahan bergerak menuju yang baik seperti yang saya alami, yang buruk juga ada. Baik dan buruk saling mengikat dalam satu paket yang sama. Paket yang namanya kehidupan. Kehidupan yang harus dijalani dengan baik sebagai konsekuensi sebagai ciptaanNya.
Tulisan ini saya buat sambil menunggu check-out hotel, untuk sekedar pengingat. Terutama untuk yang sedang mengalami perubahan ke yang buruk. Mumpung masih belum terlalu jauh dari awal tahun, dari cita-cita dan target perubahan yang selalu kita dengungkan tepat saat pergantian waktu 2010 ke 2011 kemarin. Supaya menjalani sisa 9 bulan lagi dengan semangat dan tujuan yang mulia.
Hidup untuk memuliakan, agar naik jadi yang lebih mulia satu dengan yang lain. Tetap semangat! :)
Selasa, 08 Maret 2011
Minggu, 07 November 2010
Merapi, Kapankah Kau Berhenti Berapi-Api?

Merapi terus-terusan menggemparkan negeri ini, sudah beberapa kali letusannya menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit. RS Sardjito mencatat sebanyak 84 orang meninggal dunia. Menurut Andi Arief, Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, korban meninggal akibat letusan gunung Merapi terus bertambah. Sampai sore ini (Minggu. 7 November 2010), totalnya dilaporkan mencapai 144 orang.
Terhitung puluhan ribu eksodus dari kawasan sekitar Merapi, jarak awas 20 KM tentu saja membuat puluhan ribu lagi yang harus mengungsi. Belum lagi mempertimbangkan kerugian material yang terjadi, bukan tidak mungkin, secara ekonomi, Yogyakarta mengalami kolaps sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan.
Berbekal dari beberapa sumber, saya mencoba untuk memberikan pengertian dan cara pandang mengenai gunung berapi.
Siap? Kita mulai.
Sebelum berbicara mengenai gunung, kita berbicara mengenai struktur lapisan bumi yang terdiri dari 3 lapisan utama. Lapisan itu adalah Bumi, seperti yang terlihat pada gambar bawah, terdiri dari lapisan inti (core), mantel (mantle) dan kerak (crust).

Core atau inti bumi berjarak antara 2900km - 5200km. Core yang terdiri dari inner core dan Outer Core. Inner Core ini yang terus bergerak memberikan panas untuk bumi. Suhu dari inner core ini diperkirakan sekitar 7000 derajat celcius. Inti luar berupa zat cair yang memiliki ketebalan sekitar 2250 km dengan derajat panas yang diperkirakan mencapai 6000 derajat celcius.
6000 derajat celcius berarti sama dengan suhu permukaan matahari, panas gila ya..?
Lapisan berikutnya adalah mantel/ mantle. Seperti namanya, mantel ini berfungsi untuk memantelkan/ membungkus inti bumi, terdiri dari lapisan tebal panas, batuan padat antara kerak dan inti besi cair. Mengandung komposisi yang kaya akan magnesium. Sama seperti Core, mantel juga memiliki 2 lapis, Mantle Luar (Outside Mantle) dan Mantel Dalam (Inner Mantle).
Mantel dalam berjarak antara 300 km sampai 2890 km, sedangkan mantel luar berjarak 10 - 300 km dari permukaan bumi. Suhu dari mantel ini sendiri dapat mencapai 3000 derajat celcius.
Inti dan mantel ini merupakan lapisan yang tidak bisa dilihat, berbeda dengan lapisan terluar yang seringkali kita injak

Kerak adalah bagian terluar bumi yang membungkus bumi dan menjadikannya kulit bumi atau dalam bahasa geologinya disebut litosfer. Kerak terdiri dari dua tipe, yaitu kerak benua, dan kerak samudera. Temperatur dari kerak naik seiring dengan makin dalamnya lapisan, dengan kata lain, makin dalam, makin hangat.
Litosfer inilah yang kemudian disebut-sebut sebagai lempeng bumi. Lempeng bumi ini mengalami pergerakan bahkan tabrakan antara satu dengan lainnya. Terdapat 7 macam lempeng utama di bumi;
* Lempeng Afrika, meliputi Afrika - Lempeng benua
* Lempeng Antarktika, meliputi Antarktika - Lempeng benua
* Lempeng Australia, meliputi Australia - Lempeng benua
* Lempeng Eurasia, meliputi Asia dan Eropa - Lempeng benua
* Lempeng Amerika Utara, meliputi Amerika Utara dan Siberia timur laut
* Lempeng Amerika Selatan, meliputi Amerika Selatan - Lempeng benua
* Lempeng Pasifik, meliputi Samudera Pasifik - Lempeng samudera
dan beberapa lempeng kecil lain.
Nah, lempeng-lempeng ini terus bergerak disebabkan karena kepadatan litosfer yang lebih solid ketimbang lapisan pendukungnya si astenosfer. Jadi istilahnya kayak batu apung yang ngambang di air.

Pelepasan panas dari mantel yang menyusup ke atas juga menambah daya energi lempeng untuk terus bergerak-gerak. Ini sebabnya posisi gunung berapi itu tidak pernah tetap. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri, bahwa gunung Tangkuban Perahu mengalami perpindahan posisi (kalau bukan area permukiman rumah saya yang berpindah).
Nah, pemetaan dari lempeng-lempeng itu dapat kita lihat digambar berikut
Lempeng-lempeng yang terus bergerak ini, bertabrakan dan bertubrukan satu sama lain. Akibat dari tabrakan lempeng yang berada di samudera itu yang menyebabkan tsunami, bencana air pasang tiba-tiba datang dalam bentuk gelombang besar dan bisa mencapai 5 meter.
Diantara lempeng itu sudah pasti terdapat rongga/ celah yang berkibat kesempatan buat magma yang berasal dari perut bumi, naik keatas dikarenakan oleh tekanan gas yang tercipta dari panasnya inti bumi yang mencapai 6000 derajat celcius tadi.
Celah yang tercipta antar lempeng-lempeng penyusun kulit bumi ini yang kita sebut sebagai "Ring of Fire". Namanya memang keren, tapi wajib kita lihat apa konsekuensi dari tinggal di dalam ring of fire atau disebut juga sebagai Sabuk Gempa Pasifik.

Nah, bisa dilihat sendiri digambar, bahwa Indonesia, utamanya pulau Jawa dan pesisir barat Sumatera merupakan kawasan dari ring of fire yang paling banyak warna merahnya. Artinya aktivitas seismik yang disebabkan oleh pergerakan lempeng itu paling banyak. Itu juga yang membuat banyaknya gempa dan letusan gunung berapi di negeri ini.
Perlu diketahui juga bahwa letusan satu gunung berapi biasanya berdampak sama terhadap gunung berapi lainnya. Lagi-lagi ini konsekuensi yang tidak enak dan menyebabkan anak Krakatau naik statusnya jadi Siaga.
Sebenarnya yang paling penting adalah, mengetahui sampai seberapa lama satu gunung berapi bisa terus-menerus meletus. Tidak pernah ada angka yang pasti karena timeframe yang presisi dari gerakan lempeng sulit untuk diprediksi. Meski begitu beberapa ahli dapat memprediksi arah pergerakan lempeng. Berdasarkan informasi, gempa Mentawai sudah diprediksi sekitar 9 bulan sebelumnya oleh seorang ahli dari irlandia. Bisa dibaca disini
Sejarah mencatat waktu yang berbeda-beda untuk tiap letusan gunung berapi.

Mauna Loa gunung berapi terbesar di planet ini. Terletak di Kepulauan Hawaii dan menurut ilmuwan telah meletus selama setidaknya sejak 700.000 tahun yang lalu. Letusan yang terakhir terjadi pada tahun 1984 ketika gunung berapi meletus dari 24 Maret - 15 April, selama 23 hari.

Gunung Vesuvius di Italia telah meletus berkali-kali. Letusan paling terkenal terjadi pada tahun 1979. Ketika itu selama dua hari gunung itu meletus keras dan menghancurkan kota-kota Pompeii dan Herculaneum. Menurut saksi mata yang selamat, bencana letusan ini hanya berlangsung selama 18 sampai 20 jam



St. Helens di Washington, Amerika meletus pada 18 Mei 1980. Sebanyak 57 orang tewas oleh peristiwa ini dan kerusakan senilai miliaran dolar untuk daerah sekitarnya. Letusan yang disertai gempa bumi ini berlangsung selama 2 bulan.


Krakatau merupakan letusan dahsyat gunung berapi yang terjadi di abad modern. Kejadiannya berlangsung pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat menyebabkan awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sumber lain menyebutkan tsunami yang dihasilkan diperkirakan telah menewaskan sebanyak 120.000 orang di wilayah tersebut.
Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II. Suara letusannya terdengar sampai 4.600 km dari pusat letusan dan bahkan dapat didengar oleh 1/8 penduduk bumi saat itu.
Letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.
Bagaimana dengan Merapi? Sampai berapa lamakah akhirnya ia akan berhenti bergejolak? Beberapa jam lalu, melalui akun twitternya, Andi Arief kembali mengumumkan sudah 100 jam berlalu semenjak letusannya yang pertama. Berapa lama lagikah...?
Minggu, 24 Oktober 2010
"Ini Kepala Polisi Baru Kami, Seorang Wanita yang Belum Lulus Kuliah..!"

"Senjata yang kita miliki adalah prinsip-prinsip hak kesamaan dan nilai-nilai, yang merupakan senjata terbaik untuk mencegah kejahatan."
Ada seorang kepala polisi baru di perbatasan Meksiko yang penuh dengan kekerasan dimana kartel obat bius telah membunuh para pejabat publik dan membuat takut banyak warganya. Ia adalah seorang wanita berusia 20 tahun yang belum tamat menyelesaikan pendidikan kriminologi nya.
Marisol Valles Garcia, mahasiswi, ibu satu anak, yang baru saja dilantik untuk membawa hukum dan ketertiban ke kota dengan populasi penduduk sekitar 8.500 orang. Kota yang telah berubah dari wilayah dengan mayoritas masyarakat petani yang tenang ke negeri tanpa hukum. Kepala polisi pendahulunya ditembak mati pada bulan Juli 2009. Setelah setahun kekosongan terjadi, karena tidak ada yang berani untuk menjadi kepala polisi, akhirnya Marisol naik mengisi posisi yang lelaki saja tidak mau, di kota bagian utara Meksiko tersebut.
Praxedis G Guerrero, kota yang memang dikenal sangat berbahaya karena praktis di bawah kuasa dua kartel obat bius, yaitu Juarez dan Sinaloa. Dua geng saingan ini telah ”berjuang” untuk mengendalikan jalan raya tunggal, sebuah rute perdagangan obat yang menguntungkan di sepanjang perbatasan Texas.
Garcia yang beparas ayu dan enerjik yang hanya berpengalaman bertugas sebagai sekretaris departemen kepolisian ini mengatakan, ia menginginkan 13 nya petugas untuk membantunya menjalankan tugas. Ia berencana untuk mempekerjakan lebih banyak wanita (dia saat ini memiliki tiga) dan menetapkan masing-masing petugasnya di tiap lingkungan di kota tersebut untuk melakukan pendekatan yang berbeda. Pendekatan yang ia lakukan adalah berkomunikasi lebih dengan keluarga/ penduduk, mempromosikan nilai-nilai hak sipil dan mendeteksi potensi kejahatan sebelum terjadi.

Metode yang sangat sederhana yang ia terapkan: "Tim kami diluar sana akan bekerja dari rumah ke rumah untuk mencari penjahat. Dan apabila tidak terdapat indikasi tindak kejahatan disitu, kami akan berusaha untuk mengajarkan nilai-nilai yang berharga kepada keluarga itu.." katanya dalam penampilan resmi pertamanya. "Pekerjaan ini ... sederhana, didasarkan atas nilai-nilai, prinsip dan pencegahan kejahatan di tiap rumah.."
Garcia menugaskan dua pengawal tetapi mereka tidak akan membawa senjata. Dia akan menyerahkan keputusan untuk kebijakan penggunaan senjata dan taktik kepada walikota, Jose Luis Guerrero.
Dia tidak menjawab pertanyaan mengenai alasan mengapa dia melakukan pekerjaan itu. Bahkan ketika banyak orang meragukan kapasitasnya.
Tapi Guerrero telah meminta usulan warga tentang bagaimana cara membuat kota lebih aman, dan saat itu juga ia menjadi sangat menyukai Garcia. Guerrero menawarkan pekerjaan kepala polisi kepada Garcia dan Garcia pun tidak menolaknya. Garcia menerima pekerjaan itu karena rasa cintanya akan kota yang telah ia tempati selama 10 tahun.

Apakah keputusan nya adalah berani atau nekat, penunjukan menunjukkan bagaimana putus asa situasi telah menjadi di Lembah Juarez. Penduduk setempat mengatakan, geng-geng obat terlarang biasa berkonvoi malam-malam di kota dengan mobil jenis SUV ataupun pikap, dengan menenteng senapan serbu dan bahkan senapan jitu kaliber 50.
Seorang asisten wali kota dekat El Porvenir dan Wali Kota Distrito Bravos baru saja dibunuh, bahkan setelah mereka berlindung di dekat Ciudad Juarez.
Para bos kartel narkoba di sejumlah tempat di Meksiko membunuh dan menyerang para kepala polisi beserta anak buahnya, atau "membeli" mereka.
"Mari berharap, ini bukan tindakan sembrono dia," ujar Miguel Sarre, professor yang mendalami soal penegakan hukum Meksiko, di Autonomous Technological Institute of Mexico. "Polisi kota tidak dapat melindungi dirinya dari kekuatan besar seperti itu (kartel obat)." Dua tahun lalu, sebanyak delapan petugas berhenti karena ketakutan dan hanya menyisakan tiga orang ketika Valles Garcia mengambil alih. Ia mempekerjakan 10 dan berencana untuk menambah lima anggota baru.
Presiden Meksiko Felipe Calderon mengakui, masalah yang dihadapi polisi yang bahkan perwiranya saja hanya bergaji 4.000 peso atau sekitar Rp 2,8 juta per bulan.
"Di sini, semua orang takut, dan apa pun yang dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa takut akan sangat baik," kata Fidel Vega, seorang karyawan SPBU 46 tahun. "Anda dapat melihat bahwa gadis ini memiliki keinginan untuk menyelesaikan sesuatu." Katanya lagi dengan nada optimis.
Teman-teman bloggers, tidak mudah memang untuk bisa membuat suatu perubahan pada sebuah komunitas/ kelompok. Tetapi seringkali kunci untuk mengubah sesuatu yang keliahatannya sulit diubah adalah dengan cara menanamkan dan melakukan hal-hal yang bersifat sederhana. Selamat hari senin.
Sabtu, 09 Oktober 2010
Journal (MOVIE) Wallstreet, (Are You Sure) Money Never Sleeps..

"A fisherman always sees another fisherman from afar."
Ceritanya dimula dengan bebasnya Gordon Gecko (Douglas), seorang multijutawan yang sangat kaya lewat investasi saham. Gordon yang baru saja keluar penjara, namun tidak seperti tahanan lain yang bebas hari itu. Tidak ada seorangpun yang menjemputnya. 20 bergerak ke waktu 20 tahun kemudian, saat putri dari Gecko yang sedang dimabuk asmara dengan Jake Moore (Lebouf). Seorang pialang perdagangan saham yang bekerja di wallstreet.
Konflik terjadi manakala Moore kehilangan bos sekaligus mentornya yang bunuh diri akibat menurun drastisnya harga saham perusahaan tempat Moore bekerja. Diduga musuh mentornya, Bretton Woods (Josh Brolin)lah yang menyebabkan ia bunuh diri. Konflik lain terjadi lagi saat Gecko dengan kerakusannya, mengambil seluruh uang putrinya senilai 100 juta USD yang sedianya akan di investasikan oleh Moore kedalam industri blue energy.
-------------------------------------------------------------------------------------
Satu hal yang membuat saya ingin sekali menyaksikan film ini sejak awal kemunculan teaser-posternya sekitar awal 2010 lalu, adalah situasi perdagangan bursa wallstreet yang sangat hectic, sangat 'jahat', bahkan bagi beberapa orang sangat nggilani.
Gecko seperti halnya dunia investasi, adalah dunia keji yang tidak mengenal belas kasih. Semua tertuju pada satu pencapaian saja: Uang yang sangat banyak. Saya bisa katakan, film Wallstreet 2: Money Never Sleeps berhasil meraih rasa penasaran saya - entah dengan yang lain - karena kembalinya Douglas, dan karena rasa rindu saya akan industri bursa dan layar yang menunnjukkan angka dan grafik-grafik.
Dan saya berani bertaruh, alasan lebih banyak orang menyaksikannya karena Shia, aktor muda 24 tahun yang sukses dengan block-busters movienya.
Karena sejujurnya, dunia perdagangan saham adalah dunia yang tidak terlalu diminati begitu banyak kalangan terpelajar dan awam.
Sejujurnya juga saya tidak mendapat apa yang saya ekspektasikan saat menonton film ini. Saya tidak mendapat greget yang sama ketika menyaksikan Wall Street pertama yang juga diperankan oleh Douglas dan Charlie Sheen, yang nyata-nyata justru memberikan inspirasi dan alasan lebih untuk ada di industri itu.
Wallstreet 1 dan 2 sama-sama memberikan satu nilai: Keluarga jauh lebih penting dan ketimbang gelimangan harta. Hanya saja, wallstreet 2 ini tidak memberikan gambaran yang saya inginkan tentang sekuelnya. Kurang wallstreet. Terlalu humanis. Terlalu menampakkan sisi kemanusiaannya ketimbang "stock-passion"nya. Satu kejutan yang tak terduga, munculnya Buddy Fox (Sheen) dalam sekuel ini sambil berkata: "So, does Blue Horseshoes still Loves Annacott Steel?" membuat saya sedikit terkekeh. Kalimat dari film pertama yang selalu saya ingat: "As much as I wanted to be Gordon Gekko... I'll always be Bud Fox.."
Anyway, check out this coolest picture about Oliver's Stone's Wallstreet, the old and new ones.

Aktor-aktris utama "Money Never Sleeps"

Dua generasi berbeda dari Wallstreet







Wall Street, dulu dan kini

Gecko, different hair colour, different style, different year, same greed.

Nah, sekarang saya punya pertanyaan. Jika dua orang ini ditandingkan, siapa kira-kira yang akan menang ya..? :)

Jadi, saran saya adalah, jika Anda memiliki waktu lebih untuk sebuah film yang bersinggungan dengan dunia keuangan, sambil dibumbui oleh nilai kekeluargaan, film ini boleh dijadikan pilihan -sepanjang Anda tidak membandingkannya dengan yang pertama-. Tetapi, jika Anda menyaksikan film ini hanya untuk melihat imut-imutnya wajah Shia Lebouef dan berharap mendapatkan sensasi yang sama dengan Transformer ataupun Disturbia, lupakanlah film ini.
Selasa, 28 September 2010
Virginity?
Hari ini begitu mencengangkan. Setelah sekian lama tidak olahraga, saya akhirnya memulai pagi ini dengan berolahraga lagi. Meski agak berat untuk memulai bangun, tapi ternyata bisa. Ternyata menyenangkan dan menggairahkan.
Siangnya juga menarik. Setelah hampir dua minggu tidak mengkonsumsi nasi (dalam rangka hari berbahagia di bulan desember), akhirnya di'hajar' oleh satu paket hemat nya Hoka-Hoka Bento beserta nasinya tentunya. Kelenjar-kelenjar saya rasanya berdenyut lebih aktif dari biasanya.
Hari ini juga, rasanya untuk pertama kalinya saya mengetahui. Anggota Legislatif yang menuai kontroversi dengan idenya untuk melakukan tes keperawanan. Tes keperawanan yang idenya dilakukan sebelum memasuki sekolah menengah. Ide yang terus terang membuat alis saya berkerut dan memicingkan mata.
Tes keperawanan.
Legislatis sekarang ini memiliki banyak sekali ide-ide yang sangat belum berguna (kalau tidak mau dikatakan tidak penting). Rumah aspirasi, dana aspirasi, gedung baru, sekarang tes keperawanan.
Kenapa ya di jaman sekarang ini pejabat senang sekali mengurusi hal-hal yang ada diluar kewenangan mereka sebagai wakil publik..?
Kenapa ya tingkat akhlak selalu dikaitkan dengan maju tidaknya suatu negara..?
Kenapa ya sulit sekali bagi legislatif itu untuk melihat bahwa mereka mestinya bisa menjembatani situasi masyarakat saat ini kedalam masyarakat yang maju tanpa harus mengurusi hal-hal yang personal..?
Terlalu banyak orang yang ingin mengubah dunia ini. Beberapa diantaranya (beruntung) memiliki kewenangan untuk membuat keputusan dan peraturan dan akhirnya mengintervensi kepentingan yang bersifat sangat privat.
Teman saya mengatakan, itu hanyalah sudut pandang. Sudut pandang yang berbeda. Dengan segala kerendahan hati dan sebal, saya mencoba memposisikan diri kedalam pemikiran bahwa "kalo engga perawan, negara bobrok".
Saya percaya bahwa konsep negara yang kuat, dasar negara yang solid, berawal dari rasa kecintaan terhadapnya. Rasa kecintaan yang akan di-break down ke dalam langkah konkrit dengan memanfaatkan segala bentuk potensi yang ada, dengan saling menghargai setiap perbedaan yang ada.
Saya yakin dan percaya bahwa lebih banyak wanita di eropa dan amerika yang tidak lagi perawan, tapi bisa menjadi negara adidaya yang kuat secara fundamental.
Semoga legislatif itu ingat bahwa studi banding justru mereka lakukan ke negara-negara yang pahamnya 'virginity is not that important'.
Siangnya juga menarik. Setelah hampir dua minggu tidak mengkonsumsi nasi (dalam rangka hari berbahagia di bulan desember), akhirnya di'hajar' oleh satu paket hemat nya Hoka-Hoka Bento beserta nasinya tentunya. Kelenjar-kelenjar saya rasanya berdenyut lebih aktif dari biasanya.
Hari ini juga, rasanya untuk pertama kalinya saya mengetahui. Anggota Legislatif yang menuai kontroversi dengan idenya untuk melakukan tes keperawanan. Tes keperawanan yang idenya dilakukan sebelum memasuki sekolah menengah. Ide yang terus terang membuat alis saya berkerut dan memicingkan mata.
Tes keperawanan.
Legislatis sekarang ini memiliki banyak sekali ide-ide yang sangat belum berguna (kalau tidak mau dikatakan tidak penting). Rumah aspirasi, dana aspirasi, gedung baru, sekarang tes keperawanan.
Kenapa ya di jaman sekarang ini pejabat senang sekali mengurusi hal-hal yang ada diluar kewenangan mereka sebagai wakil publik..?
Kenapa ya tingkat akhlak selalu dikaitkan dengan maju tidaknya suatu negara..?
Kenapa ya sulit sekali bagi legislatif itu untuk melihat bahwa mereka mestinya bisa menjembatani situasi masyarakat saat ini kedalam masyarakat yang maju tanpa harus mengurusi hal-hal yang personal..?
Terlalu banyak orang yang ingin mengubah dunia ini. Beberapa diantaranya (beruntung) memiliki kewenangan untuk membuat keputusan dan peraturan dan akhirnya mengintervensi kepentingan yang bersifat sangat privat.
Teman saya mengatakan, itu hanyalah sudut pandang. Sudut pandang yang berbeda. Dengan segala kerendahan hati dan sebal, saya mencoba memposisikan diri kedalam pemikiran bahwa "kalo engga perawan, negara bobrok".
Saya percaya bahwa konsep negara yang kuat, dasar negara yang solid, berawal dari rasa kecintaan terhadapnya. Rasa kecintaan yang akan di-break down ke dalam langkah konkrit dengan memanfaatkan segala bentuk potensi yang ada, dengan saling menghargai setiap perbedaan yang ada.
Saya yakin dan percaya bahwa lebih banyak wanita di eropa dan amerika yang tidak lagi perawan, tapi bisa menjadi negara adidaya yang kuat secara fundamental.
Semoga legislatif itu ingat bahwa studi banding justru mereka lakukan ke negara-negara yang pahamnya 'virginity is not that important'.
Maling yang Bertobat
Alkisah di suatu malam di sebuah gubuk, terdapat seorang biksu yang sedang bermeditasi. Di tengah meditasinya, ia dikejutkan oleh seorang maling yang menerobos masuk kedalam rumahnya. Dengan sedikit gugup, si maling menodongkan sebilah pisau pada si biksu.
"Serahkan hartamu..!"
Biksu tersebut menatap tajam si maling. Tersenyum lalu berkata:
"Uangnya ada di dalam lemari. Ambillah yang kamu butuhkan. Tolong sisakan sedikit untukku."
Maling tersebut mengambil uang di lemari sambil terkekeh-kekeh.
"Jangan lupa ucapkan terima kasih atas apa yang orang lain berikan padamu." Kata biksu tadi masih dalam posisi meditasi.
"Terima kasih yaaa..!" Balas si maling sambil ngeloyor pergi.
Tak berapa lama, si maling pun tertangkap oleh beberapa patroli keamanan yang sedang berjaga. Polisi patroli membawa si maling ke tempat biksu untuk dimintai keterangan.
"Ini maling yang merampok rumah bapak khan?" Tanya si polisi.
Biksu tersenyum: "Tidak.. Tidak.. Aku memberikan uangku dan ia juga mengucapkan terima kasih."
Maling tersebut terperanjak, ia menangis sejadi-jadinya dan sejak saat itu menjadi murid biksu.
Mungkin banyak diantara kita yang merasa sulit atau tidak nyaman untuk melakukan hal-hal bijak yang besar. Semesta mempunyai hukum untuk setiap insan didalamnya.
Akan selalu ada ganjaran untuk setiap hal kecil yang kita lakukan. Ganjaran yang mungkin tidak pernah kita duga darimana datangnya.
Tetaplah berbuat baik teman, supaya alur hidup kita dikelilingi oleh hal-hal baik sekalipun awalnya menyakitkan untukmu.
Selamat pagi.
"Serahkan hartamu..!"
Biksu tersebut menatap tajam si maling. Tersenyum lalu berkata:
"Uangnya ada di dalam lemari. Ambillah yang kamu butuhkan. Tolong sisakan sedikit untukku."
Maling tersebut mengambil uang di lemari sambil terkekeh-kekeh.
"Jangan lupa ucapkan terima kasih atas apa yang orang lain berikan padamu." Kata biksu tadi masih dalam posisi meditasi.
"Terima kasih yaaa..!" Balas si maling sambil ngeloyor pergi.
Tak berapa lama, si maling pun tertangkap oleh beberapa patroli keamanan yang sedang berjaga. Polisi patroli membawa si maling ke tempat biksu untuk dimintai keterangan.
"Ini maling yang merampok rumah bapak khan?" Tanya si polisi.
Biksu tersenyum: "Tidak.. Tidak.. Aku memberikan uangku dan ia juga mengucapkan terima kasih."
Maling tersebut terperanjak, ia menangis sejadi-jadinya dan sejak saat itu menjadi murid biksu.
Mungkin banyak diantara kita yang merasa sulit atau tidak nyaman untuk melakukan hal-hal bijak yang besar. Semesta mempunyai hukum untuk setiap insan didalamnya.
Akan selalu ada ganjaran untuk setiap hal kecil yang kita lakukan. Ganjaran yang mungkin tidak pernah kita duga darimana datangnya.
Tetaplah berbuat baik teman, supaya alur hidup kita dikelilingi oleh hal-hal baik sekalipun awalnya menyakitkan untukmu.
Selamat pagi.
Minggu, 26 September 2010
Agus dan Agus

Sebelumnya selamat atas dipilihnya Laksamana Agus Suhartono menggantikan Jenderal TNI Djoko Santoso sebagai Pangliima TNI setelah melalui kepatutan dan kelayakan yang digelar Komisi I DPR dan telah diangkat resmi dalam Rapat paripurna DPR, Senin (27/9)
Tuntutan tugas baru menanti Agus terutama untuk lebih memperhatikan peta kekuatan TNI di wilayah-wilayah yang rawan terjadi konflik dan perebutan kepemilikan seperti wilayah-wilayah perbatasan RI dengan malaysia.
Laksamana TNI Agus Suhartono menjadi calon tunggal Panglima TNI yang akan menggantikan Jenderal TNI Djoko Santoso. Dalam perjalanan karirnya, ia pernah menjabat sebagai Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat. Lalu sebagai Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan. Terakhir menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut yang ke 22 dari 2009 hingga sekarang.
Sumber Berita Lampung: Profile dan Biodata Laksamana Agus Suhartono |Terkini
Dengan terpilihnya Agus, berarti Indonesia memilih dua pejabat penting negara bernama Agus di tahun 2010 ini. Agus Martowadojo terlebih dulu dipilih menjadi menteri Keuangan pada medio 2010 lalu.
Kedua Agus ini memiliki tugas yang sama, yaitu memberikan kestabilan dan kekuatan lebih kepada negara Indonesia. Agus yang satu memainkan peranan dalam peraturan keuangan negara dan fiskal, sementara Agus yang lain dalam ranah pertahanan NKRI dalam konteks penjagaan secara harafiah. Sementara Agus yang satu datang dari kalangan profesional perbankan, Agus yang baru ini datang dari kalangan internal Tentara Nasional Indonesia.
Sejatinya semoga kedua Agus dapat memberikan kontribusi lebih terhadap NKRI.
Langganan:
Postingan (Atom)