Selasa, 12 Januari 2010

Pentingnya Status Anda di Facebook



Rekan-rekan blogger, surfer dan browser. Ini ada kutipan berita menarik yang saya ambil dari detik.

detikcom - Jakarta, Mem-posting sesuatu di Facebook memang tak boleh sembarangan, khususnya bagi para pencari kerja. Sebuah survei mengungkapkan, hampir separuh perusahaan telah menolak calon pekerja yang sebenarnya potensial cuma gara-gara Facebook sang pelamar.

Satu dari 10 pelamar kerja ternyata ditolak karena ketahuan telah mem-posting sesuatu tentang minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kemudian, 13% karena membuat komentar rasis, dan 9% lainnya ditinjau ulang karena kedapatan menempatkan foto cabul di halaman situs jejaring sosial tersebut.

Perusahaan-perusahaan itu mulai mengecek jeroan Facebook sang pelamar untuk membandingkannya dengan resume curriculum vitae (CV) yang dikirimkan. Bahkan, seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Rabu (13/1/2010), empat dari perusahaan telah membuang lamaran yang masuk setelah melihat Facebook sang pelamar.

Gambaran tentang dampak Facebook ini didapat dari hasil survei Career Builder terhadap 450 karyawan perusahaan. Farhan Yasin, presiden Career Builder mengatakan, situs seperti Facebook bisa menjadi bom waktu.

"Banyak yang memakai situs jejaring untuk menguak hal "kotor" di dunia maya. Maka, bersihkan konten "kotor"-mu sebelum mencari pekerjaan. Hapus semua konten foto dan link yang bisa menjadi batu sandungan dalam mencari pekerjaan," imbau Yasin soal hasil survei tersebut.

Salah satu perusahaan bernama Big Brother mengakui kesalahan terbesar yang dibuat oleh pencari kerja ialah tak bisa menjaga perilakunya di Facebook. Meski telah memoles sebaik-baiknya CV mereka, namun percuma saja kalau masih memiliki catatan online yang kurang baik dan bisa dilihat semua orang.


Facebook, oleh banyak kaum dijadikan sebuah buku harian untuk menulis dan menumpahkan apa yang pemiliknya rasakan. Menurut saya status facebook telah berubah dari sekedar jaringan sosial menjadi "portfolio" pribadi yang dapat menggambarkan karakter sesungguhnya dari pemiliknya, dan saya yakini Anda pun berpikir demikian.

Tolak ukur seseorang saat ini dapat dilihat dari foto-foto dan status yang Anda rekam di facebook. Jujur saya sendiri pun terkadang masih "terpleset" menuliskan hal yang tidak semestinya di status. Perbaikan citra diri saya rasa penting untuk siapapun terlepas pekerjaan kita, sebagai profesional, swasta, pns, atau pegawai negeri sekalipun.

Nilai yang seseorang berikan pada Anda, berasal dari status facebook yang Anda tulis. Perlahan tapi pasti, saya pribadi sedang mengubah brand image tentang diri saya. Memang hal ini membutuhkan proses tetapi kalau pada akhirnya saya mendapatkan benefit -yang tidak melulu berupa uang- dari perubahan image branding ini, kenapa tidak? Hal yang sama akan saya katakan pada Anda.

Cara pandang Anda terhadap sesuatu dan diri Anda, menentukan cara pandang orang lain terhadap diri Anda. Cara Anda bertutur kata mencerminkan kualitas kepribadian Anda. Nilai yang orang lain berikan bergantung kepada apa yang Anda kemukakan dan cara Anda mengemukakan sesuatu.

Jika kemudian Anda berpikiran sama dengan saya, cobalah untuk berubah. Doesn't matter how long it will takes to change something, just do it. Perubahan memang tidak menyenangkan. Dilain waktu mari kita sama-sama berbagi soal inti perubahan.

Dipagi yang hujan ini, saya ingin sedikit berbagi dengan Anda semua. Tetap semangat..!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar